Sebagai guru BK, sudah barang tentu harus bekerja lebih maksimalagar mendapatkan hasil yang maksimal pula.Maksimal pencapaian hasil kerja dan maksimal dalam kepuasan kerja.Ada kalanya kita menganggap apa yang kita lakukan sudah cukup, hanya dengan menangani siswa, dan melupakan betapa pentingnya mencatat atau membuat laporan dari apa yang telah kita kerjakan.
Sekedar di ingat, kita tentu punya tanggungjawab kepada pekerjaan kita dan juga kepada atasan kita apakah Kepala Sekolah atau Pengawas, dan bentuk tanggungjawab itu di sebut akuntabel jika kita bisa menunjukkan bukti bahwa kita memang bekerja.
Sungguh lucu rasanya kalau suatu saat kita di periksa oleh pengawas akan hasil kerja kita, kita hanya bisa;
-bilang , hari itu pak banyak kali siswa yang sudah saya tangani
-Ada lagi pak dulu siswa saya bandel kali, tapi udah berubah
-pernah ada yang berantam, sudah dame kok pak
tapi ketika di tanya catatan kita, kita hanya bisa bilang;
- "aduh pak, itu dia, saya nggak nyatat, nggak saya bukukan pak"
- atau berbohong," kek mana ya pak, catatan saya nggak di bawa, tinggal di rumah"
atau "catatan saya dipinjam si anu"
Kita akan di nilai tidak bekerja.
Apa mau di kata, memang harus begitu.Teman saya pernah tanya, apa setiap melakukan bimbingan kelompok atau konseling, kita harus buat skenario?
Saya jawab, kata tutor saya waktu PLPG harus di buat.
Dia tanya lagi, jadi kita seperti sutradara ya?
Saya jawab, mungkin seperti itu.
Ihhh...capek kali (gumamnya)
Ya apa boleh buat, balas saya lagi.
Kalau mau urusan lancar.
Dan memang begitu adanya.
Kalau pengawas datang, kita bisa tunjukkan catatan kerja kita, biasanya meskipun tidak memuaskan, tapi mereka suka, karena mereka menganggap kita memang kerja.
Mengenai model dan unsur-unsurnya, kita bisa langsung tanya ke pengawas masing-masing.
Maklum, lain pengawas bisa lain juga maunya.
Selasa, 12 Juni 2012
Kamis, 31 Mei 2012
Guru Goblok
Maaf, Judul ini bukan untuk anda, tetapi hanya curhat jika anda sudi membacanya.Pengalaman ini kini terulang lagi.Di awali dari waktu kuliah DIII dulu dengan keyakinan menggebu akan kejujuran di negeri ini, aku mendapat rangking 1 tiap semester.Aku ingat betul sewaktu ada pengarahan di Opspek.Katanya bagi mahasiswa yang berprestasi nanti pengangkatan tugas Dinasnya akan di Perkotaan.Tapi apa lacur, dengan nilai tertinggi lulusan di kelas kami waktu itu, jangankan di perkotaan, di tempatkan saja tidak.IP ku tamat 3.10 tetapi yang dapat penempatan malah yang termasuk nilai pas-pasan 1.75.
Sekarang terjadi pada anakku.Kusekolahkan di sekolah RSBI, aku mengeluarkan biaya rata-rata Rp.2.000.000/perbulan termasuk biaya asrama.Les Pra UN, Intensif ke SNMPTN makan biaya hingga 7 juta.Anakku ini sama semangat dan tabiat belajarnya dengan aku.Singkat cerita ia mencoba mengikuti test masuk PT yang kedinasan.Ia dan aku berharap nanti kalau sudah selesai kuliahnya ia langsung bisa kerja, mengurangi beban biaya agar adiknya juga bisa sekolah yang baik.Tapi aku kasihan.Ia pernah bilang begini; "kayaknya memang betul ya yah, kami ada yang nawari 80 juta kalau mau lulus.Kami kan banyak yang ikut dari sekolah kami, yang lulus ya cuma satu, katanya dia mau bayar yang 80 juta itu".
Hatiku terenyuh, aku mau bilang apa.Aku begitu kuat menanamkan kejujuran pada semua anakku, tapi kalau sudah begini aku bingung menjawab apa.Sampai aku terpikir, ternyata aku ini guru goblok.Masih sok idealis, padahal isu itu sudah lama ku dengar.Bahkan pernah kawanku guru bilang gini" kek mana bapak ni, masuk SMP /SMA Negeri aja sekarang pasaran bisa sampai 10.juta, apalagi ke STT atau PTN pavorit, ratusan juta lah".Cita-cita anakkku yang begitu tinggi terhempas oleh ketamakan dan keserakahan.Aku kembali teringat peristiwaku dulu.Sebagai guru BK aku juga tak kuat melihat kekecewaan itu.Hari ini aku menunda untuk menyampaikan materi kepada siswa ku tentang bakat dan minat.Karena aku berfikir, aku akan membohongi siswaku, mengajari mereka untuk memilih , karena akan terhempas oleh para durjana itu.Jika itu betul adanya, aku berpikir aku takkan lagi mengajarkan Bimbingan karir pada siswaku menyangkut sekolah lanjutan, kalau nantinya malah aku di cemoohkan oleh mereka dan bilang apa yang ku ajarkan adalah bohong, tetap saja duit yang bicara.Dan makin jauh rasanya orang-orang seperti aku ini bisa mencintai negeri ini, kalau PTN itu sepertinya bukan milik negara, tetapi di peruntukkan untuk orang-orang berduit.
Ternyata aku ini Goblok, masih sok idealis.Terimakasih bagi yang membaca sampai di sini.
Selasa, 29 Mei 2012
Hal-hal penting saat mengikuti PLPG
PLPG - Pendidikan dan Latihan Profesi Guru, mungkin menjadi momok bagi kebanyakan guru apalagi yang akan mengikutinya, karena begitu banyak menimbulkan masalah apalagi bagi yang selama melaksanakan tugas kurang mengerti dengan tugasnya, maupun bagi guru yang aktif bertugas dengan baik tetapi kurang mengerti methode mengajar dan membuat laporan kerja.
Kita semua tentu sudah banyak mendengar pengalaman dari kawan-kawan yang sudah mengalaminya dan saya tidak akan membahasnya lagi.Posting kali ini saya hanya ingin memberikan tips, berupa hal-hal yang penting bagi kawan-kawan yang akan mengikuti PLPG, sehingga masalah bisa di minimalisir, di antaranya:
1.Jaga Kesehatan, tentu saja hal ini yang sangat tidak boleh di abaikan karena PLPG banyak menguras tenaga maupun pikiran.Tidak ada alasan sakit, berhalangan, karena jika ini terjadi maka anda akan otomatis gugur.Untuk itu, sewaktu mengikuti PLPG usahakanlah bagaimana caranya, apakah menambah makanan yg bergizi, makan suplemen dll, tetapi tetap menurut porsi dan takaran yang di anjurkan.
2.Siapkan mental anda;
-Jangan mudah menyerah terhadap tugas yang di berikan.
-Jangan gampang putus asa, anda tidak sendiri, ada teman lain.
-Tetaplah tenang, "kerjakan" bukan "pikirkan", artinya seandainya pun anda kena marah, di sudutkan oleh tutor, jangan pikirkan macam-macam yang tak ada kaitannya, tetapi kerjakan, dan mintalah bantuan kawan.Istilah saya "cuek", tujuannya agar tidak membebani pikiran.
-Jangan malu bertanya, setidaknya setiap hari anda mengajukan pertanyaan sebanyak 1 kali dan usahakan yang sesuai topik, karena bertanya mendapat nilai tambah dari tutor.
3.Dalam praktek mengajar (micro teaching), upayakan alat peraga anda sebaik mungkin. Tidak mesti mahal, tetapi unik misalnya dan seseuai dengan topik yang sedang anda ajarkan.Kalau anda lumayan bisa mengoperasikan komputer dan bisa menggunakan media misalnya ;power point, animasi, atau vcd tentu anda kan lebih mudah dalam hal pembuatan media yang lebih menarik.
4.Ikutilah irama tutor.
Mungkin anda merasa apa yang di sampaikan tutor, beda dengan apa yang anda ketahui karena anda juga mungkin sudah biasa menjadi tutor di MGBK, atau anda pengawas, sebaiknya anda mengikuti apa yang di sampaikan tutor, sebab rasionalnya, tutor itu pasti juga punya ilmu yang akurat, apalagi mereka sudah berstatus dosen.Jika anda tidak bisa menahan diri, anda bisa bertanya dengan cara sharing, misalnya anda bertanya; maaf pak/buk, "saya pernah belajar tentang ini.........", atau" saya biasa praktekkan begini..........." bagaimana menurut pendapat Bapak/Ibu?.Ini menjaga agar Tutor merasa bahwa ia tidak di bantah.
5.Dalam hal penyelesaian tugas yang di berikan, ikut apa yang di suruh.Kalau di suruh harus di tulis tangan, maka anda harus kerjakan dengan tulis tangan, bahkan ada sebagian Tutor yang tak mau tulisan tangan berbeda antara tugas yang satu dengan yang lain.Maka untuk amannya mungkin anda boleh sekedar bergurau, " minta tolong di tulis pacar boleh nggak Buk/Pak?
Seberapapun anda bisa,maka tugas yang di suruh harus anda kerjakan dan serahkan tepat waktu.Jangan sampai ada tugas yang tidak anda serahkan.
6.Jangan pernah terlambat hadir, baik di awal (pagi) atau di hujung waktu istirahat, karena kehadiran sangat menentukan.
7.Menjawab ujian tulis yg pakai LJK.
Sebagian kita mungkin selama ini ada yang mmoh/ogah kalau di suruh ngawas UN/UASBN, sehingga kurang mengerti cara mengisi LJK, maka anda perlu berhati-hati, sebaiknya anda pelajari.Gampangnya tanya aja sama anak anda atau adik anda yang udah tamat SD, pasti mereka tau.
Saya rasa itu yang paling penting, tentu jika ada yang mau menambahkan, anda bisa tambahkan melalui halaman komentar.Terimakasih anda sudah berkunjung.
Kita semua tentu sudah banyak mendengar pengalaman dari kawan-kawan yang sudah mengalaminya dan saya tidak akan membahasnya lagi.Posting kali ini saya hanya ingin memberikan tips, berupa hal-hal yang penting bagi kawan-kawan yang akan mengikuti PLPG, sehingga masalah bisa di minimalisir, di antaranya:
1.Jaga Kesehatan, tentu saja hal ini yang sangat tidak boleh di abaikan karena PLPG banyak menguras tenaga maupun pikiran.Tidak ada alasan sakit, berhalangan, karena jika ini terjadi maka anda akan otomatis gugur.Untuk itu, sewaktu mengikuti PLPG usahakanlah bagaimana caranya, apakah menambah makanan yg bergizi, makan suplemen dll, tetapi tetap menurut porsi dan takaran yang di anjurkan.
2.Siapkan mental anda;
-Jangan mudah menyerah terhadap tugas yang di berikan.
-Jangan gampang putus asa, anda tidak sendiri, ada teman lain.
-Tetaplah tenang, "kerjakan" bukan "pikirkan", artinya seandainya pun anda kena marah, di sudutkan oleh tutor, jangan pikirkan macam-macam yang tak ada kaitannya, tetapi kerjakan, dan mintalah bantuan kawan.Istilah saya "cuek", tujuannya agar tidak membebani pikiran.
-Jangan malu bertanya, setidaknya setiap hari anda mengajukan pertanyaan sebanyak 1 kali dan usahakan yang sesuai topik, karena bertanya mendapat nilai tambah dari tutor.
3.Dalam praktek mengajar (micro teaching), upayakan alat peraga anda sebaik mungkin. Tidak mesti mahal, tetapi unik misalnya dan seseuai dengan topik yang sedang anda ajarkan.Kalau anda lumayan bisa mengoperasikan komputer dan bisa menggunakan media misalnya ;power point, animasi, atau vcd tentu anda kan lebih mudah dalam hal pembuatan media yang lebih menarik.
4.Ikutilah irama tutor.
Mungkin anda merasa apa yang di sampaikan tutor, beda dengan apa yang anda ketahui karena anda juga mungkin sudah biasa menjadi tutor di MGBK, atau anda pengawas, sebaiknya anda mengikuti apa yang di sampaikan tutor, sebab rasionalnya, tutor itu pasti juga punya ilmu yang akurat, apalagi mereka sudah berstatus dosen.Jika anda tidak bisa menahan diri, anda bisa bertanya dengan cara sharing, misalnya anda bertanya; maaf pak/buk, "saya pernah belajar tentang ini.........", atau" saya biasa praktekkan begini..........." bagaimana menurut pendapat Bapak/Ibu?.Ini menjaga agar Tutor merasa bahwa ia tidak di bantah.
5.Dalam hal penyelesaian tugas yang di berikan, ikut apa yang di suruh.Kalau di suruh harus di tulis tangan, maka anda harus kerjakan dengan tulis tangan, bahkan ada sebagian Tutor yang tak mau tulisan tangan berbeda antara tugas yang satu dengan yang lain.Maka untuk amannya mungkin anda boleh sekedar bergurau, " minta tolong di tulis pacar boleh nggak Buk/Pak?
Seberapapun anda bisa,maka tugas yang di suruh harus anda kerjakan dan serahkan tepat waktu.Jangan sampai ada tugas yang tidak anda serahkan.
6.Jangan pernah terlambat hadir, baik di awal (pagi) atau di hujung waktu istirahat, karena kehadiran sangat menentukan.
7.Menjawab ujian tulis yg pakai LJK.
Sebagian kita mungkin selama ini ada yang mmoh/ogah kalau di suruh ngawas UN/UASBN, sehingga kurang mengerti cara mengisi LJK, maka anda perlu berhati-hati, sebaiknya anda pelajari.Gampangnya tanya aja sama anak anda atau adik anda yang udah tamat SD, pasti mereka tau.
Saya rasa itu yang paling penting, tentu jika ada yang mau menambahkan, anda bisa tambahkan melalui halaman komentar.Terimakasih anda sudah berkunjung.
Sabtu, 19 Mei 2012
Aku mau alasan apa lagi?
Dulu aku kurang gairah kerja, karena rasaku sulit mengelola keuangan dari gaji yang ada.Namun rupanya pemerintah kini perhatian padaku.Aku sudah mendapatkan tambahan gaji dari sertifikasi.
Tapi entah mengapa, semangatku hanya bertahan 3 bulan setelah PLG dan menerima dana itu.
Penyakit lamaku kambuh lagi.
Mulai terlambat masuk mengajar.
Santai di ruang guru, sementara muridku bergolak di kelas.
Apalagi anakku masih kecil-kecil.
Tidak masuk karena alasan ada urusan keluarga, alasan pesta, alasan mengurus sekolah anak dan banyak lagi.
Belakangan ini aku merasa kembali kurang uang, maklum;
Teken kontrak bahkan lebih 2 bank
Kredit Sepeda motor atau bahkan mobil.
Kawan-kawanku dah pada punya Laptop untuk mendukung KBM di kelas, tapi kok sayang rasanya mengeluarkan uang untuk itu.
Apalagi aku masih gaptek.
Programku pun masih asal jadi, maklum minta di buatkan kawan
Jadinya waktu masuk kelas sering kurang bahan, nggak ngerti apa yang mau ku sampaikan.
Sebenarnya nuraniku kadang berbisik, kau mau alasan apa lagi?
Nggak ada bedanya kau sama "Yang Mulia" itu,
Entahlah, .........................
Tapi entah mengapa, semangatku hanya bertahan 3 bulan setelah PLG dan menerima dana itu.
Penyakit lamaku kambuh lagi.
Mulai terlambat masuk mengajar.
Santai di ruang guru, sementara muridku bergolak di kelas.
Apalagi anakku masih kecil-kecil.
Tidak masuk karena alasan ada urusan keluarga, alasan pesta, alasan mengurus sekolah anak dan banyak lagi.
Belakangan ini aku merasa kembali kurang uang, maklum;
Teken kontrak bahkan lebih 2 bank
Kredit Sepeda motor atau bahkan mobil.
Kawan-kawanku dah pada punya Laptop untuk mendukung KBM di kelas, tapi kok sayang rasanya mengeluarkan uang untuk itu.
Apalagi aku masih gaptek.
Programku pun masih asal jadi, maklum minta di buatkan kawan
Jadinya waktu masuk kelas sering kurang bahan, nggak ngerti apa yang mau ku sampaikan.
Sebenarnya nuraniku kadang berbisik, kau mau alasan apa lagi?
Nggak ada bedanya kau sama "Yang Mulia" itu,
Entahlah, .........................
Contoh pengolahan data sosimetri
Pada baris terbawah di peroleh, Pavorit 1, paporit 2 (yg banyak mendapatkan pilhan 1) untuk mereka tentu layanan yang di perlukan adalah layanan pemeliharaan dan peningkatan.Untuk pavorit 3 (yang banyak mendapatkan pilihan 2( diperlukan layanan pembinaan) sedangkan untuk Non Pavorit (tidak ada yg memilih) bisa di lakukan Bimbingan Kelompok, Konseling kelompok, atau konseling perorangan atau bisa juga biblio-konseling.Dan ini lah alasan mengapa kita perlu melaksanakan sosiometri, yaitu agar dapat menentukan siapa yang perlu di bantu dan jenis bantuan apa yang sesuai kita berikan.
Setelah di dapatkan hasil seperti ini, maka selanjutnya adalah membuat sosiogramnya menjadi seperti ini
Tanda kotak misalnya untuk melambangkan Lk dan tanda segitiga untuk lambang Pr.Agar mudah membaca data, sebaiknya warna tanda panah berbeda antara pilihan 1 dan 2.
Selain untuk bahan pelaporan kerja kita, maka yang tak kalah penting adalah follow up nya, jangan cuma berhenti di data.
Dalam hal pengolahan data seperti tabel di atas, serta pembuatan sosiogram, kita bisa buat kreasi sendiri, dan yang di buat di sini hanya contoh.Namun bagi kawan-kawan yang sedang PLPG, maka sebaiknya anda ikuti maunya tutor agar kita tak mengalami kendala.
Contoh Pelaksanaan Sosiometri
Selamat pagi anak-anak!
Kali ini Bapak ingin mengetahui,setelah kalian bergaul
selama 1 tahun di kelas VII,apakah diantara kalian sudah terjalin hubungan yang
baik diantara sesama kalian.
Apa yang akan kita kerjakan hari ini adalah suatu cara
bagaimana agar saya sebagai guru pembimbing dapat menentukan kira-kira bantuan
apa yang tepat saya berikan kepada kalian.Kalian tidak perlu menduga-duga bahwa
hal ini akan kalian lakukan dengan penuh kesulitan atau akan menyulitkan kalian.Nanti
Bapak akan membagikan kertas yang ada pada saya untuk kalian isi.
Isinya adalah pertanyaan sekitar teman yang kalian senangi
di kelas ini.Sekali lagi hanya di kelas ini .
Caranya ;
Tuliskanlah nama teman yang kamu sukai dan alasan kamu
menyukainya.Kalian diminta menuliskan sebanyak dua nama,dimana kalian akan
menuliskan nama pertama yang kamu senangi dan kemudian yang kedua.
Sekali lagi Bapak ingatkan,ini hanya berupa data isian
sebagai partisipasi kalian membantu tugas saya.Kalaian tidak perlu takut
misalnya akan di nilai, atau akan dipersalahkan.Tidak ada jawaban yang salah
dan tidak ada penilaian.
Data isian yang telah kalian isi akan Bapak minta
kembali.Tidak seorangpun yang akan membaca kertas isian kamu,kecuali Bapak,dan
Bapak berjanji akan menjaga teguh kerahasiaanya.Oleh karena itu isilah sesuai
dengan yang kalian fikirkan dan jangan meminta pendapat teman dan jangan
memperlihatkan jawaban pada teman.Kalau nantinya kalian mau melihat hasilnya
silakan jumpai Bapak sendirian,dan yang boleh kamu ketahui hanya data mengenai
kamu sendiri,bukan data teman kalian.
(membagikan kertas isian ke semua siswa)
__________________________________________________________________________________
Nama : Nomor
Kode :………………
Jenis Kelamin :
Kelas :
Teman
yang di senangi :
1…………………………………………,
karena……………………………………………………………............………….
2…………………………………………,
karena ……………………………………………………………………............................
Jika tidak mungkin untuk memberikan 1 lembar persiswa, maka bagian pengantar bisa di buat 1 lembar saja di bacakan oleh guru, dan lembar isian siswa bisa di buatkan untuk 4 siswa perlembar lalu di copi, guna menghemat kertas.Jika memang darurat, kantor tidak menyediakan kertas, bisa minta tolong ke siswa menyediakan kertas sendiri.
Nomor kode adalah untuk memudahkan saat pengolahan data, misalnya sesuai dengan nomor urut nama siswa sesuai buku absen.
|
Contoh angket analisis kebutuhan
Format Isian
angket ( di berikan kepada 3 siswa mewakili tiap kelas VIII/TP.2010/2011
Nama Siswa :
..........................................
Kelas :
.........................................
No
|
Pernyataan
|
S
|
C
|
K
|
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
|
Pengenalan lingkungan sekolah
Pengenalan
kegiatan ekstra kulikuler
Fasilitas
sekolah
Penanaman
rasa ketaqwaan kepada Tuhan YME
Remaja
dan kebutuhannya
Cara
mengatur waktu
Mengenal
bakat pada diri
Remaja
dengan pergaulan ahlak mulia
Meningkatkan
motivasi belajar
Membiasakan
sifat pemaaf
Membiasakan
mengucapkan salam
Pengenalan
Organisasi intra sekolah
Cara
berkomunikasi yang baik
Masa
puber dan ciri-cirinya
Kebiasaan
menghargai pendapat orang lain
Menghindari
pergaulan bebas
Mengenal bahaya
NAPZA
Cara
mengambil keputusan yang baik
Mengisi
waktu senggang
Menjaga
kelestarian lingkungan sekolah
Membiasakan
hidup hemat
Kebiasaan
menolong sesama manusia
Mematuhi
tata tertib sekolah
Membiasakan
prilaku jujur
Cara
penggunaan fasilitas Sekolah
Pembiasan
hidup sehat
Hak
dan kewajiban siswa
Memahami
peraturan lalu lintas
Pembiasaan
berpakaian rapi
Persiapan
menghadapi ujian
Menyikapi
nilai pelajaran yang rendah
Memahami
kelemahan diri
Cara
bekerja sama yang baik
Cara
belajar yang efektif
|
Langganan:
Postingan (Atom)

