Lagi PLPG, atau uktuk keperluan mendukung pekerjaan anda sehari-hari, saya buatkan contoh Bimbingan Kelompok.Bimbingan Kelompok ada yang Topik Tugas, dan ada yang topik bebas.Topik Tugas berarti topiknya sudag di tentukan karena masalah yang akan di tangani adalah masalah yang sama , misalnya siswa yang terlambat, siswa cabut, dll.Jadi misalnya beberapa siswa di jadikan sebagai peserta Bimbingan Kelompok, maka judul untuk Bimbingan Kelompok ini adalah :Terlambat
Hadir mengikuti pelajaran.
Sedangkan topik bebas adalah Bimbingan Kelompok yang dilaksanakan di mana masing masing peserta memiliki masalah yang berbeda, maka topik yang akan di bahas adalah berdasarkan prioritas masalah siapa di antara peserta yang akan di bahas lebih dulu sesuai kesepakatan peserta.
Untuk contoh Topik Bebas, bisa kawan dowload di SINI.
Satu aja dulu ya, kalau nggak keberatan kasi komentar juga,biar bisa lebih baik lagi.
Tampilkan postingan dengan label Bimbingan Kelompok. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bimbingan Kelompok. Tampilkan semua postingan
Jumat, 30 September 2011
Kamis, 10 Desember 2009
BIMBINGAN KELOMPOK "TOPIK TUGAS"
Langkah-langkah dalam pelaksanaan Bimbingan Kelompok " Topik Tugas"
I.Tahap Pembentukan
1.Ucapan selamat datang
2.Do'a bersama
3.Menjelaskan pengertian Bimbingan Kelompok
4.Menjelaskan tujuan diadakannya Bimbingan Kelompok
5.Menjelaskan cara pelaksanaannya
6.Menjelaskan azas yang harus dipatuhi dalam pelaksanaan Bimbingan Kelompok
7.Perkenalan antar anggota,menyangkut nama, kelas, dan dapat saja ditambahi dengan permainan yang tujuannya untuk membangun dinamika kelompok.
II.Tahap Peralihan
8.Menjelaskan kegiatan yang akan di jalani.
9.Menanyakan kesiapan anggota untuk mengikuti kegiatan
10.Hal yang paling baik adalah melihat dan mempelajari suasana kelompok apakah sudah benar-benar siap untuk mengikuti kegiatan.
11.Kalau rasanya belum siap, ulangi penjelasan secara lebih rinci.
III.Tahap Kegiatan
12.Pemimpin kelompok menyampaikan Topik yang akan di bahas
(ini menjadi ciri " Topik Tugas " dimana topik datang telah disiapkan oleh konselor)
13.Mendalami dengan cara mengadakan tanya jawab untuk mamahami permasalahan yang sebenarnya yang dimaksud oleh masing-masing anggota.
14.Dari sekian topik yang disampaikan oleh anggota, di ambil kesepakatan topik mana yang akan dibahas terlebih dahulu dan harus berdasarkan kesepakatan dan kerelaan anggota, konselor tidak boleh menetapkan topik.
15.Seluruh anngota berperan aktif membahas masalah dan mengemukakan alternatif pemecahannya.
............................ diselingi dengan permainan, untuk refreshing...........................................
16.Anggota yang memiliki topik yang telah dibahas, mengemukakan alternatif mana yang akan dijalankan.Dengan kata lain si empunya topik punya komitmen terhadap penyelesaian masalahnya.
Jika masih ada waktu dilanjutkan membahas topik anggota lainnya.
IV.Tahap Pengakhiran
17.Pemimpin kelompok ( konselor) menyatakan bahwa kegiatan akan di akhiri
18.Anggota sedapat mungkin menyampaikan kesan pesan terhadap kegiatan ini.
19.Bersama merencanakan kegiatan lanjutan, (mungkin tak semua topik bisa terselesaikan dalam 1 x pertemuan)
20.Penutup
Keterangan tambahan:
Untuk Bimbingan Kelompok, baik topik Bebas maupun Topik Tugas, Konselor adalah Pemimpin Kelompok (tidak dipanggil Konselor) dan peserta disebut anggota kelompok.
I.Tahap Pembentukan
1.Ucapan selamat datang
2.Do'a bersama
3.Menjelaskan pengertian Bimbingan Kelompok
4.Menjelaskan tujuan diadakannya Bimbingan Kelompok
5.Menjelaskan cara pelaksanaannya
6.Menjelaskan azas yang harus dipatuhi dalam pelaksanaan Bimbingan Kelompok
7.Perkenalan antar anggota,menyangkut nama, kelas, dan dapat saja ditambahi dengan permainan yang tujuannya untuk membangun dinamika kelompok.
II.Tahap Peralihan
8.Menjelaskan kegiatan yang akan di jalani.
9.Menanyakan kesiapan anggota untuk mengikuti kegiatan
10.Hal yang paling baik adalah melihat dan mempelajari suasana kelompok apakah sudah benar-benar siap untuk mengikuti kegiatan.
11.Kalau rasanya belum siap, ulangi penjelasan secara lebih rinci.
III.Tahap Kegiatan
12.Pemimpin kelompok menyampaikan Topik yang akan di bahas
(ini menjadi ciri " Topik Tugas " dimana topik datang telah disiapkan oleh konselor)
13.Mendalami dengan cara mengadakan tanya jawab untuk mamahami permasalahan yang sebenarnya yang dimaksud oleh masing-masing anggota.
14.Dari sekian topik yang disampaikan oleh anggota, di ambil kesepakatan topik mana yang akan dibahas terlebih dahulu dan harus berdasarkan kesepakatan dan kerelaan anggota, konselor tidak boleh menetapkan topik.
15.Seluruh anngota berperan aktif membahas masalah dan mengemukakan alternatif pemecahannya.
............................ diselingi dengan permainan, untuk refreshing...........................................
16.Anggota yang memiliki topik yang telah dibahas, mengemukakan alternatif mana yang akan dijalankan.Dengan kata lain si empunya topik punya komitmen terhadap penyelesaian masalahnya.
Jika masih ada waktu dilanjutkan membahas topik anggota lainnya.
IV.Tahap Pengakhiran
17.Pemimpin kelompok ( konselor) menyatakan bahwa kegiatan akan di akhiri
18.Anggota sedapat mungkin menyampaikan kesan pesan terhadap kegiatan ini.
19.Bersama merencanakan kegiatan lanjutan, (mungkin tak semua topik bisa terselesaikan dalam 1 x pertemuan)
20.Penutup
Keterangan tambahan:
Untuk Bimbingan Kelompok, baik topik Bebas maupun Topik Tugas, Konselor adalah Pemimpin Kelompok (tidak dipanggil Konselor) dan peserta disebut anggota kelompok.
BIMBINGAN KELOMPOK, TOPIK BEBAS
Langkah-langkah dalam pelaksanaan Bimbingan Kelompok " Topik Bebas"
I.Tahap Pembentukan
1.Ucapan selamat datang
2.Do'a bersama
3.Menjelaskan pengertian Bimbingan Kelompok
4.Menjelaskan tujuan diadakannya Bimbingan Kelompok
5.Menjelaskan cara pelaksanaannya
6.Menjelaskan azas yang harus dipatuhi dalam pelaksanaan Bimbingan Kelompok
7.Perkenalan antar anggota,menyangkut nama, kelas, dan dapat saja ditambahi dengan permainan yang tujuannya untuk membangun dinamika kelompok.
II.Tahap Peralihan
8.Menjelaskan kegiatan yang akan di jalani.
9.Menanyakan kesiapan anggota untuk mengikuti kegiatan
10.Hal yang paling baik adalah melihat dan mempelajari suasana kelompok apakah sudah benar-benar siap untuk mengikuti kegiatan.
11.Kalau rasanya belum siap, ulangi penjelasan secara lebih rinci.
III.Tahap Kegiatan
12.Masing-masing anggota kelompok menyampaikan topik bahasan yang pertama kali dibahas.
(ini menjadi ciri " Topik Bebas " dimana topik datang dari anggota kelompok, bukan disiapkan oleh konselor)
13.Mendalami dengan cara mengadakan tanya jawab untuk mamahami permasalahan yang sebenarnya yang dimaksud oleh masing-masing anggota.
14.Dari sekian topik yang disampaikan oleh anggota, di ambil kesepakatan topik mana yang akan dibahas terlebih dahulu dan harus berdasarkan kesepakatan dan kerelaan anggota, konselor tidak boleh menetapkan topik.
15.Seluruh anngota berperan aktif membahas masalah dan mengemukakan alternatif pemecahannya.
............................ diselingi dengan permainan, untuk refreshing...........................................
16.Anggota yang memiliki topik yang telah dibahas, mengemukakan alternatif mana yang akan dijalankan.Dengan kata lain si empunya topik punya komitmen terhadap penyelesaian masalahnya.
Jika masih ada waktu dilanjutkan membahas topik anggota lainnya.
IV.Tahap Pengakhiran
17.Pemimpin kelompok ( konselor) menyatakan bahwa kegiatan akan di akhiri
18.Anggota sedapat mungkin menyampaikan kesan pesan terhadap kegiatan ini.
19.Bersama merencanakan kegiatan lanjutan, (mungkin tak semua topik bisa terselesaikan dalam 1 x pertemuan)
20.Penutup
I.Tahap Pembentukan
1.Ucapan selamat datang
2.Do'a bersama
3.Menjelaskan pengertian Bimbingan Kelompok
4.Menjelaskan tujuan diadakannya Bimbingan Kelompok
5.Menjelaskan cara pelaksanaannya
6.Menjelaskan azas yang harus dipatuhi dalam pelaksanaan Bimbingan Kelompok
7.Perkenalan antar anggota,menyangkut nama, kelas, dan dapat saja ditambahi dengan permainan yang tujuannya untuk membangun dinamika kelompok.
II.Tahap Peralihan
8.Menjelaskan kegiatan yang akan di jalani.
9.Menanyakan kesiapan anggota untuk mengikuti kegiatan
10.Hal yang paling baik adalah melihat dan mempelajari suasana kelompok apakah sudah benar-benar siap untuk mengikuti kegiatan.
11.Kalau rasanya belum siap, ulangi penjelasan secara lebih rinci.
III.Tahap Kegiatan
12.Masing-masing anggota kelompok menyampaikan topik bahasan yang pertama kali dibahas.
(ini menjadi ciri " Topik Bebas " dimana topik datang dari anggota kelompok, bukan disiapkan oleh konselor)
13.Mendalami dengan cara mengadakan tanya jawab untuk mamahami permasalahan yang sebenarnya yang dimaksud oleh masing-masing anggota.
14.Dari sekian topik yang disampaikan oleh anggota, di ambil kesepakatan topik mana yang akan dibahas terlebih dahulu dan harus berdasarkan kesepakatan dan kerelaan anggota, konselor tidak boleh menetapkan topik.
15.Seluruh anngota berperan aktif membahas masalah dan mengemukakan alternatif pemecahannya.
............................ diselingi dengan permainan, untuk refreshing...........................................
16.Anggota yang memiliki topik yang telah dibahas, mengemukakan alternatif mana yang akan dijalankan.Dengan kata lain si empunya topik punya komitmen terhadap penyelesaian masalahnya.
Jika masih ada waktu dilanjutkan membahas topik anggota lainnya.
IV.Tahap Pengakhiran
17.Pemimpin kelompok ( konselor) menyatakan bahwa kegiatan akan di akhiri
18.Anggota sedapat mungkin menyampaikan kesan pesan terhadap kegiatan ini.
19.Bersama merencanakan kegiatan lanjutan, (mungkin tak semua topik bisa terselesaikan dalam 1 x pertemuan)
20.Penutup
Langganan:
Postingan (Atom)